Postingan

No name

Kali ini aku ingin berbicara mesra dengan langit malam dan cahaya bintang Setelah sore yang melelahkan berperang Aku ingin bermesra membicarakan angin yang liar menggoda Kukira dia sedang dimabuk cinta Kukatakan mari melupakan sore tadi Bukankah malam ini terlalu indah untuk berbagi luka Dengar, angin mendesis meniupi rambutku yang terurai Jangan tertawa, Suaramu memecah kesakralan Mari berbicara dalam diam Seperti itu aku bercengkrama dengan mereka Tidakkah kau bertanya mengapa aku bertelanjang kaki menyusuri dingin? Tidakkah banyak yang ingin kau ketahui hari ini? Bertanyalah, tapi jangan sekalipun bicara Pertanda bertebaran di dalam semesta Dia berbicara menjawab segala tanyamu Temukanlah, sayang Kau...pernahkah kita sedekat darah dengan arterinya? Aku seperti ingin tertawa...menertawakan diriku yang tak pandai beranalogi Sudahlah, tampaknya langit malam tak lagi menentramkan Udara yang dihembuskan memekik dalam Mari sudahi semuanya, Aku cukup lelah.

Kata - Rasa - Kita

   Halo, sudah lama rasanya. Hari ini aku kembali melanjutkan novel yang sudah terbengkalai sejak lama. Sedikit demi sedikit harus dicicil, supaya kembali terbiasa menulis, supaya cepat selesai dan cepat dinikmati hasilnya. Aku menyadari satu hal, menulis bukan saja menggoreskan pena di atas kertas, bukan saja menekan-nekan keyboard laptop, tapi juga memindahkan sebagian dari dirimu. Jika novelku adalah lagu, maka genrenya adalah mellow. Ya, aku banyak menangis saat menulisnya. Aku banyak menghabiskan tissue untuk itu, dan mungkin raditnya dika tertawa terbahak-bahak saat menulis novelnya, saat mengisi blognya, mungkin dewi lestari juga menangis saat menuliskan percintaan kugy, mungkin dee juga merasa aneh atau bahkan melakukan keanehan yang sama seperti yang dilakukan kugy, mungkin paul coelho juga menempuh satu ujian berat dalam hidupnya hingga menghasilkan kata-kata bijaksana dalam tulisannya. Mereka sukses mempermainkan emosiku, membawaku tertawa, menangis, tersenyum, jat...

Welcome 2014

It's already 2014, so....welcome 2014. Everyone talks about resolution? So, what resolution i have for 2014? Actually i have no idea what to write, but i think i have to finished what i've started. What to complete?    Jelas yang pertama adalah menyelesaikan kuliah. Mungkin mission impossible untuk 2014, tapi semoga skripsi dilancarkan di 2014 dan pada akhirnya semoga ada sweet moment di awal 2015. I can't wait for that time. Nggak bisa bayangin ekspresi kedua orang tua yang lega anaknya udah lulus, dan nggak bisa bayangin muka sendiri. Well, ini rencana yang ingin dicapai. Semoga.    Lanjut, the next thing to complete is my novel. Iya, berapa tahun udah novel nangis-nangis minta diselesaiin. Semoga bisa jadi kado di tahun 2014. Semoga bisa diterima penerbit, tapi yang jelas semoga selesai dulu. Ini seperti tanggung jawab kedua. :D    Next, ada hal lagi yang menjadi tanggung jawab. Pers Mahasiswa Universitas Airlangga, semoga cepat menjadi UKM. S...

Sebagian Yang Tertulis

   Sedari tadi mencoba menulis, tapi selalu gagal di kalimat pembuka. Bingung apa yang mau ditulis, apa yang mau disampaikan, apa yang mau dibagi. Ada banyak, tapi mana salah satunya. Ada banyak, tapi mana yang pantas dibagi. Ada banyak, tapi mana yang pantas dibaca.    Apa itu sakit? sakit adalah melihat orang yang paling kau sayangi terluka tapi tak bisa berbuat apa-apa untuk menyembuhkannya. Sakit adalah tidak dapat melindungi orang yang ingin kau lindungi. Sakit adalah tidak bisa melihat senyumnya.    Jika itu sakit, maka kata benci akan datang mengikuti. Aku membenci diriku sendiri karena tak bisa berguna. Jika aku membenci diriku sendiri karena tidak bisa membenci orang yang seharusnya kubenci. Dan mungkin tak seharusnya aku membenci, tapi tak seharusnya juga terluka melebihi luka yang kudapat sendiri.    Aku bisa membagi sakitku. Bisakah? mungkin saja. Jika diantara teman bertanya "Kenapa?" maka jawaban "Tidak apa-apa" menjadi sangat...

Senja - Airmata - Kita

Waktu itu sore, matahari berada tepat diujung barat. Kukira akan hujan, ternyata tidak. Dia datang dan duduk disampingku. Aku menyadari kedatangannya dan kami saling tersenyum. Ada jarak yang diisi oleh kesunyian yang dalam. Entah apa yang kami pikirkan, entah apa yang kami ingin luapkan. Hanya keheningan. Ada banyak hal yang berada dipikiranku, entah bagaimana dengan dia. Kuputuskan untuk mengakhiri keheningan, “Kenapa kamu datang?” aku menoleh padanya. “Ada yang memintaku datang,” dia menoleh dan tersenyum. Kurasa senyumnya masih menenangkan seperti dulu. “who?” “I don’t know. Do you know?” “No, I don’t.” “Then I must be wrong.” Keheningan kembali mengisi ruang diantara aku dan dia. Hanya suara kendaraan yang lalu lalang, serta kicauan manusia-manusia yang tak tertangkap daun telinga secara jelas. “Langit semakin memerah, apa dia menyimpan amarah?” tanyanya memecah keheningan. “Mungkin saja.” Aku tertunduk, kutahu pasti apa yang dia maksud. “Bagaimana membebaskan...

Ucapan Yang Kadang Dilupakan

Salam,    Sore yang tenang di rumah. Ada cerita yang ingin kubagi bersama tulisan ini. Terkadang ada hal-hal kecil yang kelihatannya sepele tapi begitu penting untuk dilakukan, seperti berterima kasih. Andai masing-masing manusia sadar bahwa mereka tak sempurna. Sudah, kita kembali kepada topik terima kasih. Orang pertama yang ingin kuucapkan kalimat itu sudah pasti adalah ibuku. Kadang aku lupa berterimakasih untuk banyak hal yang beliau lakukan untukku. Ibuku memang tidak seperti ibu yang lainnya. Aku tidak terlalu akrab dengannya sehingga tak banyak bercerita mengenai kehidupan pribadiku. Akhir-akhir ini banyak sekali masalah yang muncul, aku tahu Tuhan sedang mencintaiku secara lebih. Aku menangis, tapi tak pernah ingin terlihat seperti itu di depan ibu. Aku keluar dari kamar dengan mata yang sembab untuk kemudian mencuci muka di kamar mandi. Ibuku melihatnya, beliau tak mengatakan apapun. Aku mencoba tenang saat berjalan kembali ke kamar. "Nggak beli jajan?" beliau ...

Me as College Student For Real

Gambar
Hello,    I'm back.What a great moment now, Ramadhan. Happy fasting for all of you that do. Let me begin the story with my latest activities. I'm happy to tell you about these because i'm excited with it. You know a college organization called HIMA? Yes, thats on majority level. So, i've been placed on 'Infokom' department. My job is write an articel for 'Mading' and bulletin. Thats not too impressive but i'm happy to do. Okay, the next is...i was invited by my friend to join rebuild "mercusuar", thats college student's press agency. I have to thank my friend for that chance. And the last one i want to tell you is.. i gave a chance by a press media "JP" for having experience on work right there. I can imagine, i'll use a journalist id card and go around looking for news. How cool! I really have to thanks my God for all this gifts, chance and everything. Alhamdulillah :)    I hope those activities can makes me better...